web 2.0

Senin, 23 Januari 2012

Potret Unik Marunda

Tulisan ini saya buat, saat semester 2 lalu, tepatnya sekitar bulan april 2011

Generasi Harapan Marunda: celananya mana?



Anam, Sosok generasi masa depan yang sedang bermain di tepi rumahnya yang reyot.Anak laki-laki ini baru berumur 5 tahun. Ditengah sinar matahari yang terik dia masih terlihat ceria dengan permain balon barunya.
Disekitar rumahnya ditemukan banyak sekali tumpukan sampah, bahkan di bawah rumah panggungnya pun banyak tumpukan sampah plastik basah yang menimbulkan bau yang kurang sedap.
Namun dengan lingkungan yang kurang bersahabat, tetap membuatnya semangat untuk menikmati masa kecilnya.
Pertanyaannya, apa iya dia lupa pake celana? Lucu. Xixixi

Perempuan juga perkasa


Tiga orang anak yang tidak sengaja terekam kamera saya saat mereka akan melompat masuk ke dalam lingkungan Sekolah Dasar Marunda 01 Jakarta Utara. Ternyata bukan cuma laki-laki aja yang bisa manjat, perempuan juga bisa : )
Jangan ditiru ya : )

Pemancing Ulung


Fenomena unik yang sangat jarang sekali saya temukan di tempat lain. Di sepanjang jalan setapak menuju kelurahan Marunda, saya menemukan banyak sekali orang yang memancing dengan menunggangi motor mereka. Mereka memancing di tambak orang yang sudah dipagari oleh seng. Ternyata dengan niat yang kuat, hal apapun jadi. Termasuk dengan berdiri di atas motor. : )

Jangan ditiru dirumah ya, karena hal tersebut tidak safety (aman) dan dapat merugikan orang lain. : )

Lamunan di pinggir kali


Ditengah terik sinar matahari yang membakar kulit, terlihat seorang anak melamun di pinggir kali jalan setapak menuju kelurahan Marunda. Dia terlihat lemas, pandangannya kosong. Jangan Sampai kita membiarkan genearasi muda putus harapan.
Ini bukan tugas saya, tapi tugas kita!

Lingkungan adalah factor utama yang mempengaruhi status kesehatan Masyarakat suatu masyarakat (Blumm, 1974).


Tempat Sampah Terdekat


Sudah menjadi pemandangan yang biasa suasana rumah yang kumuh dan penuh oleh sampah. Bahkan belum tentu disetiap rumah ada septi tank. Kalaupun ada jaraknya kurang dari 7 meter (ukuran ideal). Limbah organic itu langsung masuk di perairan di bawah rumah. Maka tidak heran jika kita akan mencium bau kurang sedap setiap kita melintasi kawasan perkampungan di kelurahan Rorotan ini.

0 komentar:

Posting Komentar